Ketua Utama Sampaikan Pesan Maulid Nabi di Ponpes Alkhairaat Bantuga

waktu baca 3 menit

TOUNA – Pelaksanaan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Desa Bantuga Kecamatan Ampana Tete Selasa (16/09), di hadiri ribuan masyarakat di wilayah itu sebagai bentuk kecintaan pada Nabi Muhammad SAW, yang dilakukan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Alkhairaat Bantuga.

Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri yang hadir langsung dalam acara itu, di daulat menyampaikan tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus amanah kepada seluruh Abnaul Khairaat di Ampana. Habib Alwi dikesempatan itu mengisahkan banyak hal terkait sosok Nabi Akhir Zaman bagi umat itu.

Hadirnya Nabi Muhammad SAW di bumi ini untuk membawa perubahan dan kebaikan bagi manusia, dan ada banyak kemuliaan serta sifat yang perlu diteladani untuk bisa diaplikasikan dalam keseharian kita.

Sifat teladan Nabi Muhammad SAW yang utama meliputi Shidiq (jujur) dan Amanah (dapat dipercaya), yang dibuktikan dengan julukannya Al-Amin. Selain itu, sifat Fathonah (cerdas), Tabligh (menyampaikan kebenaran), kasih sayang, kesabaran, keadilan, kerendahan hati, dan kepemimpinan yang bijaksana juga menjadi panutan bagi umatnya.

Selain empat sifat utama tersebut lanjutnya, Nabi Muhammad SAW juga memiliki sifat-sifat mulia lainnya seperti, kasih sayang dan kepedulian, yang mana beliau selalu berusaha membantu orang-orang yang membutuhkan, baik kaum miskin maupun yang terpinggirkan.

Kesabaran dan Ketabahan, Nabi SAW menghadapi berbagai tantangan dan penolakan dengan ketabahan luar biasa. Keadilan dan Toleransi, memperlakukan semua orang dengan adil tanpa membedakan latar belakang. Kerendahan Hati, Nabi SAW tidak sombong dan selalu bersikap rendah hati dalam setiap aspek kehidupan.

Kepemimpinan yang Bijaksana, Memimpin dengan adil dan bijaksana, serta menjadi teladan dalam akhlak dan sosial. Ikhlas, Yakin, dan Tawakal, melakukan segala sesuatu karena Allah SWT, dengan penuh keyakinan dan tawakal.

Acara Maulid Nabi yang juga di hadiri mantan Bupati Touna Damsik Ladjalani, Ketum PB Alkhairaat Habib Mohsen Alaydrus, Gubenur Sulteng H.Anwar Hafid yang di Wakili Karo Kesra Awaludin, Kakandepag Touna, para pimpinan Ponpes Alkhairaat yang ada di Touna dan Kabupaten Poso, Ketum PP IKAAL Abdul Gafar Mallo, Pengurus Pusat WIA, PP BANAAT, serta para kepala desa tokoh masyarakat Touna berlangsung khidmat.

Karo Kesra Provinsi Sulawesi Tengah dalam amah Gubernur Sulteng menyampaikan bahwa, peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang dilaksanakan saat ini sebagai bentuk kecintaan yang harus terus ditumbuhkan untuk mencapai keberkahan.

Dirinya juga menyinggung bahwa, lembaga Alkhairaat yang di dirikan oleh Habib Idrus bin Salim Aljufri sebagai jalan untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan Rasulnya Muhammad SAW.”oleh karena itu mari kita membesarkan Alkhairaat dengn pendidikan agama yang di ajarkan menuntun untuk kebaikan”kata Awaludin.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid kata dia, telah banyak memiliki program untuk kebaikan daerah ini dan salah satunya berani cerdas dan harmonis”beliau mendedikasikan diri untuk daerah ini sebagai bentuk perhatian bagi masyarakat”ujarnya.

Dia menambahkan, Alkhairaat memiliki makna atau arti yakni kebaikan, maka marilah kita berlomba – lomba mencapai kebaikan, dengan tidak menyianyiakan waktu.***