Presedium Bela Guru Tua Sami’na Wata’na Pada Ketua Utama
PALU – Didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Fuad Riyadi sambangi kediaman Ketua Utama HS.Alwi bin Saggaf Aljufri. Kedatangan Fuad Pleret yang akrab di sapa bersama istrinya itu, di terima Sekretaris jendral Pengurus Besar (Sekjen PB) Alkhairaat Jamaludin Mariajang dan unsur ketua PB Alkhairaat Asgar Bashir Khan Ahad (20/07).
Anggota Presedium Aksi Bela Guru Tua yang hadir dalam pertemuan itu, tidak banyak memberikan komentar saat diberikan kesempatan untuk menyatakan sikapnya atas keinginan Fuad Pleret, agar membatalkan laporan pencemaran nama baik terhadap pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri.
“pada prinsipnya kami bib (Ketua Utama) Sami’na Wata’na, apa yang menjadi putusan Ketua Utama, kami dari Presedium mengikut saja “kata Muhammad Kaharu anggota Presedium Aksi Bela Guru Tua yang menjadi korlap saat itu.
Pertemuan yang juga hadir Ketua Yayasan Alkhairaat H.Hamdan Rampadio ketua Presedium Aksi Bela Guru Tua Rahman Jaya, Perwakilan Pemkot Palu bersama Forum Pengusulan Habib Idrus Pahlawan, Ketua Komwil Alkhairaat Sulteng Arifin Sunusi serta sejumlah tokoh lainnya.
Kedatangan Fuad Pleret di kediaman Ketua Utama Alkhairaat itu, mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian setempat, demikianpun Fuad Pleret di kawal sejumlah aparat.
Diketahui Fuad Pleret bersama kuasa hukumnya telah menjalani hukum adat, dan berkeinginan agar proses hukum terhadap dirinya yang berada di Polda Sulteng agar bisa di cabut.
Sementara Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf Aljufri dikesempatan itu, banyak berkisah tentang keteladanan Rasulullah SAW yang telah menghinanya, namun hal itu tidak menjadi dendam dan memaafkan yang memusuhinya.***