Siswa Kelas 4 SD Alkhairaat Palu, Membuat Kagum Walikota Palu Saat Bacan Alquran

waktu baca 2 menit

PALU, KABARALKHAIRAAT – Tasyakuran SD 1 Alkhairaat yang berlangsung Senin (02/06) bertempat di gedung Almuhsinin Alkhairaat Palu, ada yang menarik dalam acara tersebut, yang di hadiri langsung Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin itu.

Wakil Wali Kota Palu Liliana mencari tahu nama yang membacakan ayat – ayat suci Alquran saat acara pembukaan akan berlangsung. Rasa penasaran dan keinginan tahuan tersebut di sampaikan saat dirinya memberikan sambutan di hadapan ratusan undangan yang di hadiri Pengurus Besar (PB) Alkhairaat KH.Husen Habibu.

“saya tadi terkesima ada siswa yang membacakan ayat suci Alquran, namanya siapa ya?”kata Liliana.

Sejumlah siswa dan gurupun menyapaikan dari kejauhan, “Salwa, Salwa Abdullah ibu”ungkap terdengar dari kursi undangan.

“Sebhanallah namanya bagus Salwa, kelas berapa Salwa”kata Liliana balik bertanya.

“Kelas empat ibu”kembali teman – teman Salwa menyampaikan.

“Kelas empat ?, saya kira tadi kelas enam yang mau lulus, luar biasa”ungkap Wawali Kota Palu berucap kagum.

Usia yang masih di kelas 4 SD lanjut Imelda Liliana, sudah memiliki pemahaman tentang baca Alquran dan nada saat membaca juga luar biasa. “saya menyimak saat Salwa membacakan ayat suci Alquran, dan saya juga melihat Salwa, kadang sesekali tidak melihat bacaan Alquran yang dibacanya. Saya saja kalau baca Alquran harus melihat semuanya dan ini sungguh luar biasa”ungkap Liliana sekali lagi berucap kagum.

Generasi seperti inilah lanjutnya, perlu banyak dilahirkan sejak di bangku SD, tidak hanya mengetahui pengetahuan umum namun juga pemahaman ilmu agama juga sangat perlu ditanamkan.

Sementara Ustadza Yuli salah satu tenaga pendidik yang di temui bahwa Salwa Abdullah memiliki kemampuan baca Alquran yang baik dan Salwa juga kadang tampil sebagai qori pada lomba – lomba yang dilaksanakan tingkat Kota Palu.

“Salwa Abdullah merupakan anak dari ayah Abd Rahman Muhsin Abdullah, dan kemampuan yang di miliknya tidak hanya di tempa di sekolah, namun juga pihak keluarga di rumah kedua orang tuanya sangat menentukan selalu memberikan support’ujar Ustadza Yuli. Hady